Selasa, 16 Mei 2017

AHOKER MARAH DAN BERTERIAK HUUUUUUU ATAS SUARA ADZAN



Spontan para Ahoker yang mayoritas keturunan etnis China di Palembang marah dan berteriak Huuu  .... ketika ada suara adzan dari Masjid Agung pertanda masuk waktu saat sholat Isya, Ahoker merasa terganggu karena kekhusyukan mereka terganggu, mungkin mereka belum tahu bahwa dari masjid itu akan terdengar suara kumandang adzan di saat masuknya waktu Isya, tetapi kemarahan itu berlangsung secara spontan dan teriakan itu kita fahami sebagai protes dan kemarahan.

Barangkali akan lebih bijak manakala Ahoker yang mayoritas keturunan etnis China itu mencari lokasi lain yang jauh dengan masjid, atau laksanakanlah acara bakar seribu lilin dilaksanakan nanti setelah adzan dan sholat Isya usai, itupun kalau di masjid tak ada acara ceramah, kalau ada acara ceramah maka hampir dapat dipastikan ada mengaji al-Quran dan ceramahnya sendiri akan menggunakan pengeras suara.

Ketidak sukaan kaum etnis China mendengar suara adzan memang sudah sering meletup, dan disertai insiden insiden berbagai kualitas, mulai dari keributan biasa, hingga terjadi pengrusakan dan tentu saja dengan kerugian yang tidak sedikit. Memang ada upaya dari pejabat tertentu dan tokoh tertentu untuk melarang atau menertibkan suara adzan, tetapi hingga kini belum diketemukan  kesepakatan yang sama disepakati.

Untuk sementara barangkali yang lebih tepat adalah agar mereka yang menganut agama selain Islam agar menghindari untuk bertempat tinggal di dekat Masjid, demikian juga ketika menyelenggarakan acara jangan pula didekat masjid, karena dari setiap masjid akan berkumandang suara adzan setidaknya lima kali dalam sehari semalam.

Tidak ada komentar: