Tampilkan postingan dengan label BAHASA DAN HUKUM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BAHASA DAN HUKUM. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Agustus 2017

JANGAN SAMPAI BANGSA INI KEMBALI GILA



BETUL, bangsa ini pernah betul betul gila ketika Pemerintah menyelenggarakan judi massal, yang diputar setiap satu kali seminggu, program mengalami sukses besar mengumpulkan dana hasil sumbangan. Judi itu disebut Nasional Lotre dan singkat Nalo. Pemerintah menyetujui proposal judi massal ini, dan memang luar bisasa cerdas hasilnya sungguh luar biasa. Dan para penjudipuin disandangkan gelar dermawan, karena judi itu disebut dalam Proposalsebagai sumbangan untuk kemajuan olahraga, Diminta kepada masyarakat memberikan sumbangannya untuk kemajuan olahraga. Masing masing penyumbang dalam jumlah rupiah tertentu sebagai batasan minimal sumbangan mendapatkan sebuah kupon tanda penyumbang, setiap kupon  tertera (jika tak salah) tujuh angka seri. Para penumbang boleh memilih kupon tanda sumbangan secara bebas memilih nomor seri yang ada dalam kupon sumbangan itu. Kupon sumbangan di jual sepanjang kaki lima, banyak juga dermawan yang urung menyumbang manakala tidak mendapat nomor seri yang dicarinya.

Dermawan Palsu Berhadiah.

Bukan hanya di kota besar, tetapi merata ake plosok ploso muncul para dermawan palsu, Dermawan yang mensyarat dengan sarat palsu itu di daerah tertentu, tetapi hampir merata kesetiap rumah,  Para dsermawan palsu itu muncul serentak diseantero tanah air. Para dermawan itu selain pulsu juga sudah menjadi gila. Mereka meyakini bahwa sebenarnya Tuhan sudah tahu bahwa undian akan mengeluarkan nomor seri tertentu, dan Tuhan sebenarnya selalu memberitahukan berapa nomor yang akan keluar, Sinyal nomor yang akan keluar akan diberitahukan oleh sebuah peristiwa aneh dan langka, dalam pritiwa langka itu menggambarkan lambang lambang sebagai  sunyal pemberitahuan Tuhan. Tetap sayang masyarakat sangat percaya bahwa mereka mereka yang tam menghormati Tuhan justeru paling tahu dengan sinal dario Tuhan, mareka yang banyak tahu itu dikenal dengan nama Tay Pak dan biasa dibaca Tepak. Para Tay Pak itu umumnya adalah orang orang jauh dari Tuhan. Dan orang yang jauh dari Tuhan itu sangat diyakini oleh masyarakat sebagai pihak yang paling pandai dan tahu dengan sinyal itu.

Dikabarkan dahulu ada seorang gila yang banyak berkeliaran di sebuah kota kecil, sudah lama orang gila berkeliaran, tetapi dia tak pernah menjadi ancaman bagi masrakat. Pernuah pada suatu hari si orang gila itu membuang hajat seenaknya di pinggir jalan. Jelas menjadi ytontonan gerati. Semakin lama eemakin banyak yang menantikan si orang gila itu selesai buang hajat. Begitu selesai masyarakat berlari berebut mendekatikotoran si orang gila tadi, lalu menafsirkan jumlah dan posisi potongan kotoran siorang gila tadi dengan  angka angka, Diyakini bahwa kejadian langka tadi adalah merupakan sinyal dari "Tuhan". Betapa bejatnya moral bangsa pada waktu itu, yang menganggap bahwa Tuhan telah menyampaikan sinyalnya melalui kotoran si orang gila.

Buku Cak-Cakan.

Para dermawan palsu ini keman mana selalu saja mengantongi buku notes dan sebuah pulpen. Isi notes itu berisikan daftar urutan nomor undian yang muncul dari periode ke periode, serta berbagai rumus untuk menjelaskan mengapa terjadi perubahan angka angka itu, sehingga diketemukan rumus untuk menebak angka mana yang akan muncul pada periode berikutnya. Rumus itu disebut dengan rumus,cak cakan. Rumus itu dibahas setiap kali bertemu antar sesama dermawan. Bayangkan para dermawan itu hampir ada disetiap rumah. Hampir dalam setiap rumah terdapat dermawan, dan tidak jarang para dermawan itu terdiri dari suami isteri.

Bayangkan mereka yang mendatangi para musuh Allah yang bergelar Tay Pak menerima tamu yang terpaksi mengantri. Zaman itu benar benar gila karena justeru mereka yang dikenal jauh dari Tuhan justeru dianggap mampu menafsirkan sinyal dari Tuhan, khususnya perihal angka yang keluar dalam undian berhadiah bagi para dermawan itu. Bahkan menurut kabar ada pengunjung Tay Pak yang mendapatkan tamparan di pipi dari sang Tay Pak, anehnya si pengunjung itu bukannya marah atau protes, tetapi justeru berterima kasih, karena mendapatkan ilham berapa angka yang akan keluar, dan tamparan sebagai sinyalnya.


Minggu, 20 Agustus 2017

HUT KEMERDEKAAN RI KE 72 OLEH ANAK ANAK PALESTINA



Dahulu adalah datuk dan buyut mereka yang mendorong dorong Kemerdekaan Indonesia pada 72 tahun yang lalu dan kini tahun 2017 mencapai seratus anak nampak di video ini sedang meneriakkan Merdeka .... Merdeka .... Merdeka .... bagi Indonesia.Memang Palestina termasuk bangsa yang pertama mendorong dan mengucapkan dukungan atas Kemerdekaan Indonesia. Dari buiyut, datuk hingga ke generasi yang bicarapun dengan bahasa Ibu mereka belum fasih benar tetapi dengan semangat anak anak yang masih bau kencur berterian Merdeka ... Merdeka ,,, Merdeka bagi Indonesia yang sedang Memperingati kemerdekaan Indonesia yang  ke 72 itu.

Bagi sebagain kecil rakyat Indonesia ini barangkali hanya dianggap sebagai pristiwa kecil yang tak perlu diingat ingat, karena akhir kahir ini kebencian terhadap Bangsa Timur Tengah sedang dikampanyekan baik terselubung maupun secara terang terangan. Pemerintahpun nampak mendiamkan kampanye buruk ini karena sedang menjaga jarak pasca kekalahan Ahok dalam Pilkada dan dihukumnya Ahok atas tuduhan melecehkan agama Islam. Namun walaupun demikian nampaknya Palestina tak ingin merubah sikap atas kecintaan dan harapan  mereka kepada rakyat Indonesia yang mayoritas Muslim itu.




Jangan kita biarkan ada pihak pihak menanamkan kebencian kepada saudara saudara kita di Timur tengah, kendatipun mereka dilanda huru hara, seperti munculnya ISIS, munculnya organisasi yang sejatinya dibentuk oleh nagara pengadu domba seperti Amerika dan sekutunya, tetapi janganlah hendaknya kita membenci saudar saudara kita seagama di Timur tengah. Jangan kita lecehkan gamis mereka, dan jangan kita lecehkan janggut mereka.

Pihak pihak yang membenci Islam memang mengharapkan agar kita semua selaku umat Islam Indonesia membenci Islam Timur Tengah, yang pada saatnya nanti mereka akan berupaya mengadu domba kita sesama ummat Islam Indonesia. Upaya ini semkain jelas, seharusnya kita jangan mau dibodohi oleh musuh Allah dan musuh Islam itu.



Rabu, 16 Agustus 2017

ORANG ORANG DI SENAYAN BANYAK TAK SUDI DIDOAKAN



Entah mau apa jadinya penghuni Senayan itu, sudah dua tahun itu gaduh karena berdoa, padahal isi doanya setelah dicermati tak ada yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945, atau unsur unsur yang akan mengancam keutuhan NKRI manakala doa itu diijabah Allah, lalu di mana letak prrsoalannya. Mungkin di masa mendatang tak perlu lagi ada acara doa, atau doa saja menurut kepercayaan masing masing dan ditugaskan saja seorang pejabat TNI ataupun Poliri untuk sekedart memberikan aba aba bahasa doa dimulai atau doa selesai. Anara yang satu dengan yang lain tidak saling tahu apa yang didoakan.

Nampaknya butuh diselenggarakan Sidang Pleno yang menghadirkan secara lengkap semua anggota dengan pimpinan Fraksi masing masing untuk menetapkan kreteria pembaca doa, harus dikaji ulang dalam berdoa ini nanti akan ada beberapa aspek terkait pembacaan doa ini setidaknya (1)  siapa yang memimpin, siapa  (2) siapa yang boleh didoakan,  (3) aspek apa saja yang boleh dimintakan dalam berdoa/ Hal ini sangat penting agar doa itu layak diaminkan ataupun tidak layak diaminkan. Aspek yang didoakan adalah aspek yang menguntungkan bila diijabah, dan aspek yang tak boleh didoakan adalah yang nantinya akan ada pihak yang merugi manakala doa di ijabah.

Jika memang perkara doa ini setiap tahun akan mengundang kegaduhan, maka sebaiknya juga dibentuk panitia perumus atau tim kerja untuk melakukan penjajagan kepada masyarakatak ;luas, semacam penjaringan inspirasi, atau ada semacam naskah akademis dari teks doa yang akan disampaikan. Naskah akademis teks doa ini dapat dikaji oleh berbagai pihak untuk dipertimbangkan apakah sudah layak menjadi teks doa. Danm bahkan bila perlu diadakan pemungutan suara utuk menyetujui doa itu.

Bila selama ini mereka yang ditunjuk menjadi pemimpin doa adalah mereka yang rajin beribadah sehingga memiliki kedekatan dengan Yang Maha Kuasa  Barangkali nanti bula masalah doa ini diperkancah oleh para anggota DPR maka ditetapkan kreteria pendoa adalah persoan yang betul betul netral dan tidak memiliki indikasi kedekatan dengan Tuhan Yang maha Esa.

Yakinlah manakala itu yang akan ditempuh oleh Pemerintah dalam rangka menghindari kegaduhan paska dibacakannya doa. Maka suasananya akan bertambah gaduh. Atau dilelang saja, dicarikan orang munafik, yang pandai memuji muji untuk merumuskan pujiannya yang tergubah dalam doa, ini barabgkali yang paling aman. Harapan kami sadi masyarakat adalah DPR mampu menyelesaikan sendiri masalah doa ini tampa kegaduhan.

Rabu, 09 Agustus 2017

BUKAN HANYA FPI UMMAT ISLAM SIAP MEMBELA DIRI



Memperhatikan sikap Partai Nasdem lewat berbagai tokohnya maka bisa disimpulkan bahwa Memang Partai Nasdem telah menyetujui dan merasa tidak ada sesuatupun ucapan Victor Bungtilu Laiskodat, yang menyalahi kebijakan Partai termasuk diantaranya rencana akan melakukan pembunuhan massal terhadap ummat Islam. Belajar dari praktik praktik penggerudukan yang dilakukan pihak pihak pada akgir ini, maka tidak ada salahnya bila ummat Islam lebih waspada siapa tahu gertak Victor dan Nasdem tidak main main dengan ancaman mereka itu Kita tidak Tahu apa yang sedang terjadi di Partai Nasdem. Walaupun bila memang benar terjadi, maka pihak Kepolisian yang akan bertindak, tetapi tidak salahnya jika kita lebih berhati hati.

Maka yang pertama kepada para politisi Islam, yang masih memiliki komitemen keislaman, agar lebih berhati hati dan waspada dan berjaga jaga, siapa tahu ucapan Victor bukan hanya gertakan dan memang sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk melakukan pembunuhan massal seperti yang diisyaratkan dalam pidatonya. Bisa saja tampa sepengetahuan kita praktek preman berpolitik sudah berkembang sedemikian rupa. Manakala  ada informasi penting maka segera disebarluaskan antar sesama muslim agar lebih waspada dan serentak melapor kepada pihak Kepolisian.

Demikian juga Ormas Islam hendaknya lebih meningkatkan konsolidasi internal serta memperlancar komunikasi antar sesama sehingga memiliki informasi yang terkordinasi, dan tidak terpengaruh oleh informasi liar yang menyesatkan, agar jangan sampai massa organisasi melakukan tindakan sendiri sendiri tampa koordinasi. Pimpinan organisasi juga harus melakukan koordinasi dengan Kepolisian dan pihak keamanan manakala Partai Nasdem benar benar melakukan tindakan berutalnya melakukan pembunuhan massal.

Ummat Islam secara keseluruhan hendaknya saling merapatkan barisan, Lupakan semua perbedaan perbedaan kecil antar sesama ummat Islam dan bersatulah untuk saling melindungi antar satu dengan yang lain agar terhindar dari kenekatan Victor Bangtilu Laiskodat siapa tahu ini benar benar dilaksanakan, Melalui pimpinan ormas yang ada diharap koordinasi dengan kepolisian serta pihak Keamanan lainnya, jangan terjadi hal hal yang merugikan bangsa.

Sebenarnya saya sendiri tidak yakin hal ini akan terjadi, karena di lingkungan Nasdem kta lihat masih banyak tokoh tokoph yang selama ini kita kenal sebagai warga negara yang baik yang memiliki komitmen kebangsaan yang tinggi. terus terang Victor Bangtilu Laiskodat ini kita lihat agak aneh dan bukan seperti Nasdem yang selama ini kita tahu. Tetapi kita akan menjadi bimbang manakala benar apa isi pidato Victot dan benar pula Partai Nasdem mendukungnya, maka kita jadi bimbang.

Harapan kita ummat Islam tidak membalasa ancaman Victor ini dengan cara yang sama pula. Serahkan segala sesuatunya kepada pihak yang berwajib. Perasaan kita dalam menyimak pekabaran  akhir akhir ini kita seperti berada di negara entah berentah. Bukan seperti Indonesia yang selama ini kita rasa.


Ummat Islam Wajib Jelaskan Apa Itu Khilafah Islam



Walaupun Nasdem Lewat Victor Bungtilu Laiskodat sudah menabuh genderang perangnya dengan istilah "Membunuh Sebelum DiBunuh" sebaiknya pernyataan yang menggila itu harus ditanggapi secara waras dan wajar, yaitu "Selesaikan Lewat Pengadilan"  Adalah merupakan tontonan yang juga mengasikkan manakala kita mendapatkan kesempatan juga untuk disuguhi jalannya persidangan seperti ketika dilaksanakannya Sidang Si Penista Agama, Ahok Cahaya Purnama, yang sampai saat masuk penjarapun belum mengaku bersalah. Tetapi Victor Bungtilu Laiskodat justeru selain menghina agama, juga mengajak perang dengan prinsip membunuh sebelum di bunuh. Dalam halini jelas Islam sangat disudutkan, ini bukan persoalan bagi keempat Partai yaitu Gerindra, Demokrat, PKS dan PAN. Dan satu agama, yaitu agama Islam.

Namoaknya keberhasilan Pemerintah memenangkan konsep Perppu Keormasan dengan meniadakan campurtangan Pengadilan dalam membubarkan sebuah Ormas, maka mungkin banyak pihak tinggal sebut saja, maka saatnya Pemerintahj memutuskan sesuatu dengan berdasarkan Perppu Ormas. Benar perikdisi banhyak pihak bahwa dengan menggunakan dalih Perppu ini maka Pemerintahj setiap saat bisa memutuskan sesuatu tampa bukti, tampa saksi dan tampa memberikan kesempatan untuk membela diri melalui Persidangan Pengadilan.

Nasdem selaku partai Pendukung pemerintah memang sekarang sedang diatas angin, boleh bicara apa saja, dan boleh berbuat apa saja dengan dalaih Perppu tersebut. Namkan sekali para da'i dan pimpinan organisasi Islam nampak mulai jiri, mereka bimbang, namun di tengah tengah kebimbangan maka yang kita harapkan adalah munculnya sejumlah ulama yang memiliki kemampuan untuk menjelaskan apa batasan dan yang dimaksud dengan konsep Khilafah dalam Islam. Agar masyarakat tahu apa itu Khilafah. Manakala tidak maka ummat akan mengira benar pemahaman Victor Bungtilu Laiskodat, padahal pengertian yang diucapkannya adalah fitnah belaka.

Aoakah Islam denga  konsep khilafahnya itu sesuatu yang intoleran, melarang warga beragama lain selain Islam, melarang agama lain beribadah dengan cara agama masing  masing. Padahal sejarah menunjukkan tingginya toleransi agama Islam jauh melebihi praktek toleransi yang pernah ditunjukkan oleh agama lain. Maka jelaskanlah prihal konsep khilafah ini dengan penuh kebijaksanaan dengan menanggalkan, keinginan rasa untuk ikut berkuasa, tanggalkan bicara untuk keuntungan pribadi dan golongan, karena khilafah adalah nilai nilai luhur yang sangat dibutuhkan oleh bangsa yang majemuk ini karena dengan konsep khilafah, justeru keragaman akan terjamin di Indonsia ini, bukan sebaliknya seperti apa yang disampaikan oleh Victor Bangtilu Laiskodat sebagai konsep intoleran. itu hanya fitnah yang benar benar keterlaluan.

Kamis, 27 Juli 2017

BERLOMBA MEMBUAT BERITA BOHONG



Di jaman serba terbuka ini salah salah ujung ujungnya kita memang tak boleh percaya kepada siappun kecuali percaya kepada Tuhan. Tidak kurang dari seorang Yusril Ichza Mahendra sebagai pakar hukum mengatakan Jokowi telah mel;anggar UU Keuangan. Jika memang benar bahwa Jokowi telah melanggar UU tentunya heboH dan panik karena besok pagi Presiden bisa di makzulkan. Tetapi ini intinya tidak, semua adem ayem saja, tidak ada kegelisahan, kekhawatiran, bahkan mungkin jika ada peluang hutang maka Jokowi hampir bisa dipastikan akan berhutang, karena memang Presiden kita yang satu ini telah mendapatkan gelar Si Raja Hutang.

Lalu muncul pertanyaan dalam hati sebenarnya data apa yang digunakan Yusril data dari mana. Jika Yusril salah ngomong kenapa tidak ditangkap Bicara tentang data maka itu juga merupakan hal yang mengharuskan kita tidak percaya dengan data data, terutama data yang datang dari Pemerintah.Setiap saat data bisa dibuat.  Pada masa Presiden SBY diumumkan bahwa SBY telah melunasi hutang hutangnya kepada IMF sebelum waktu sesuai perjanjian, tetapi begitu naik Jokowi sebagai Presiden dia mengatakan hutang kepada IMF masih ada, Indonesia masih berhutang kepada IMF. Artinya bahwa Pemerintah itu boleh berbohong, karena boleh bicara apa saja walaupun tampa dukungan data.

Rakyat itu memang dijadikan sasaran cerita bohong, dan benar apa yang dikatakan oleh Rocky Gerung bahwa Pemerintah adalah pembuat cerita bohong atau hoax yang paling dahsyat. Bila Gerung salah pastinya dia sudah dipanggil yang berwajib untuk dijatuhi yang berwajib  Tetapi ternyata tidak, maka berarti Gerung tidak salah alias benar pernyataannya itu. Para penguasa bukan lagi berbicara dan berbuat berdasarkan kebenaran, melainkan hanya berdasarkan kepentingan belaka.

Sulit kita akan mendapatkan lindungan dari Pemerintah, yang bisa kita lakukan adalah berdoa kepada Allah agar hingga akhir periode Negara ini masih berdaulat, belum bercerai besrai belum mengalami kehancuran. Masih ada Pemerintah yang syah. Harapan kita adalah kita akan dipinpin oleh Pemimpin yang jujur dan mampu melindungi kita semua dari kehancuran. Mari kita berdoa untuk semua.

Kamis, 13 Juli 2017

AGAR TIDAK MENJADI SUMBER PERPECAHAN MAKA KPK MEMANG BUTUH PENGAWASAN



Secara bodoh-bodohan saja maka kita akan mengambil kesimpulan bahwa dalam dunia 'Demokrasi' tidak dibenarkan ada pihak atau lembaga yang terlepas dari 'Pengawasan' termasuk diantaranya KPK, untuk menjawab pertanyaan ini maka terjadi kesimpangsiuran, nampaknya para ilmuanpun tidak mudah mendapatkan kesapakatan bulat, barang kali tidaklah berlebihan manakala kita menuduh mereka semua berbicara sesuai dengan kepentingan mereka masing masing. Manakala kita masing masing berdiri bersikap sesuai kepentingan pribadi dan kelompok maka diyakini KPK mulai sekarang dan yang akan datang akan tumbuh secara liar. Pada saatnya nanti komisioner yang disebut KPK itu akan bekerja sesuai dengan pesanan dari pihak yang memiliki kekuatan, dan manakala mencapai titik itu maka tak dapat dihindari hukum semacam "hukum rimba" (dalam tanda petik) yang akan berlaku.

Dr. Rizal Ramli (ekonom) Sebagai Satu satunya orang yang berani mengatakan bahwa dari lima komisiner KPK itu ada tiga Komisioner yang senang bermain mata dengan pihak pihak yang berkuasa yang bisa disebut pemerintah maupun Non Pemerintah. Yang tentu saja sikapnya sangat dipengaruhi oleh sikap politik dan kepentingan tertentu.  Informasidari Rizal Ramli yang sampaikan di sebuah acara live sebuah televisi swasta yabg selanjutnya viral di media massa. Heran ...  sepengetahuan  saya hinggaseorang tak ada yang merasa keberatan dengan pernyataan Rizal Ramli, sehingga bagi kami kami yang bodo disegala hal ini bahwa pernyataan Rizal Ramli itu benar adanya.

Jika seandainya penrnyataan Rizal Ramli itu benar karena memiliki sejumlah fakta yang valid. Maka siapa yang bisa menanganinya atau meluruskannya. Kalau seandaionya Rizal Ramli itu benar, maka berarti sesungguhnya KPK telah dikuasai oleh orang tau pihak pihak yang memiliki kekuasaan baik di dalam struktur Pemerintahan atau di luar Pemerintahan. Jika demikian adanya maka pada saatnya  maka jika sekarang baru tiga komisioner yang bermain mata dengan kekuasaan maka saatnya nanti kelima limanya harus bermain mata dengan kekuasaan, dan bila demikian itu adanya kita akan menghadapi satu situasi kalang kabut yang akan merugikan bangsa Indonesia.

Sekarang dengan kemunculan kasus Hak Angket DPR tentang KPK maka sekarang kita mulai serentak bicara dan membangun opini masing masing kepentingan dengan dalih demi kepentingan maka menurut henat masyarakat awam tidak akan sesulit itu dalam mencapai kesepakatan bersama. tetapi kenyataannya nampaknya kita sedang memperkuat langkah tegap menuju perpecahan bersama secara nasional. Dan langkah bersama itu nampaknya memang disetting oleh pihak pihak yang memiliki kekuasaan dan kemampuan luar biasa.  

Senin, 10 Juli 2017

"WONG NDESO" DAN PAHAM EKSISTENSIALISME.



Masyarakat umum telah mengalami gagal paham, semula umum mengira bahwa kata kata Wong Ndeso itu adalah kata kata ejekan, karena kata ndeso itu terkait kandungan orang yang bertampang kurang cantik atau tampan, serta umumnya bodoh dan miskin, itu  pemahaman umum. Tetpi setelah anak seorang Presiden yang bernama Gesang Pengarep sebagai putra bungsu Presiden Jokowi meneriakkan kata Ndeso yang ditujukan kepada beberapa pihak, maka kata wong nndeso menjadi sesaru yang netral, dan tidak boleh marah, kecewa atau tersinggung dengan teriakan itu.

Harus dipahami bahwa di Indonesia itu hingga sekarang masih dianut faham eksistensialisme namanya, bahwa kebenaran itu masih akan sangat tergantung terhadap eksistensi seseorang. Apa yang diucapkan seorang lurah pasti lebih benar dari ucapan RT, ucapan Camat akan lebih benar dari ucapan seorang lurah atau kades, dan seterusnya, dan seterusnya. Apa yang diucapkan oleh orang kaya akan dianggap lebih benar daripada apa yang diucapkan oleh orang miskin. Apa yang diucapkan oleh yang berpangkat tinggi akan dianggap lebih benar dibanding mereka yang pangkat rendahan, begitu.

Jadi sekalipun kata kata Wongdeso itu dikatakan tidak memili kandungan merendahkan kepada seseorang yang dilekatkan dengan istilah itu, karena yang menyebutkan atau yang meneriakkan adalah Gesang Pengarep sebagai anak seorang Presiden, lalu janganlah kita hendaknya sekehendak hati kita mengata ngatai orang lain sebagai orang yang ndeso, karena kita bukanlah apa apanya Presiden Jokowi, salah salah kita ditampar orang.

Karena kemafhuman bahwa ucapan wong ndeso itu tidak memiliki pretensi merendahkan itu hanya berlaku bagi anak Presiden saja, bukan untuk kita kita yang terkelompok sebagai tempe bosok ini. Nanti bila ayah anda menjadi Presiden, tak apalah memaki orang lain sebagai wong ndeso adalah dan akan disebutkan sebagai netral dan wajar adanya. Ehe ... !

HABIB RIZIQ DARI TANAH SUCI, JANGAN PERNAH LENGAH



Wajar saja bila seorang Habib Riziq merasa bahwa penganiaan dan upaya pembunuhan terhadap Hermansyah sebagai seorang pakar IT dari ITB adalah terkait dengan kasus yang membelitnya. Bila kekhawatiran Habib ini benar maka sudah sangat sangat superbiadablah yang dilakukan olek para musuh Habib itu.Tetapi kita tak boleh menuduh begitu saja. karena nanti akan ada Kepolisian yang selama ini memang sudah tidak diragukan akan melakukan penyelidikan, dan akan menanyakan kepada yang bersangkutan manakala tertangkap, apakah hal ini ada kaitannya dengan kasus yang menjerat Habib sehingga menjadi terang benderang.

Tetapi dalam hal ini nampaknya besar kemungkinan Kepolisian akan mengalami kesulitan yang sangat dilematis bagi Keolisian, karena bila mengikuti alur permasalahan yang dialami habib Riziq mulai dari kasus Penistaan Al-Quran oleh Ahok, nampak Kepolisian secara terang benderang sangat ragu untuk menangngai kasus Ahok sehingga semapt menuai protes dan demo besar besaran, baru bergerak menangi kasus penistaan agama itu, walaupun hal tersebut merupakan delik umum, umpamanya.

Kasus yang kedua Kepolisian kembali mengalami kebimbangan, apakah mendahulukan kaus penyebaran gambar dan chating porno yang berlika liku atau langsung saja menanganai kasus pornografi dan pornoaksi atas nama Iman Bensar Front pembela Islam dengan Firda Husein, sekalipun gambar dan chating masih menjadi kontroversi setidaknya antar kedua pakar baik yang mendukung pihak Kepolisian maupun yang mendukung Habib Riziq.

Kini pakar yang mendukiung Habib Riziq dan siap menjadi saksi pakar bahwa chating dan gambar porno yang dijadikan dasar menjerat Habib Riziq dengan pidana yang berat itu nyaris zterbunuh dengan upaya penganiaan secara sadis, keji, dan sangat biadab. Bisa jadi bakal tidak ada lagi pihak yang bersedia menjadi saksi pakaaksi ahlir dalam kasus ini.

Kita yang awam ini mungkin hanya bisa pasrah dan dan menunggunya saja nanti aparat hukum yang akan membongkar ini semua. Tetapi kita berharap Allah akan membantu kita untuk membuka kasus ini lebar lebar sehingga benar benar terang benderang siapa yang benar dan sispa yang salah dalam kasus ini, yang jelas Habib Riziq sangat dirugikan manakala hermansyah tak lagi mampu tampil sebagai, untu marilah kita berdoa meminta keadilan dari Allah tampa henti. Tak ada salahnyabila seruan Habib Riziq dari tanah suci kita renungkan dalam dalam, sehingga kita tak salah dalam bersaikap dan berbuat.


HATI HATI PEMBELA RIZIQ



Belajarlah dari kasus penganiaan terhadap Hermansyah sebagai pakar IT yang mengatakan bahwa chat Habib Riziq adalah asli tetapi palsu. Pakar yang satu ini nampaknya siap akan menjadi saksi pakar yang dapat meringankan kasus tuduhan tindakan pornografi dan pornoaksi terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI). Walaupun diatakan belum tentu kasus penganiaan ini terkait kepakaran IT ITB yang disandang oleh Hermansyah atau ada masalah lain, tetapi hendaklah bagi siapapun yang ingin membela Habib Riziq tidak salahnya berhati hati, bisa saja sedang terancam dengannancaman yang sama. Dan selanjutnya maka dianjurkan Habib Riziq agar jangan terburu buru pulang, kasus Hermansyah adalah sebagai pelajaran yang nyata.

Mau tidak mau pristiwa ini telah mencoreng wajah hukum di Indonesia, kita tak habis pikir mengapa pihak Kepolisian lebih tertarik memperkarakan Firda Husen dan Habib Riziq yang dituduh sebagai melakukan tindak kriminal pornoaksi dan pornografi sementara bukti yang digunakan kepolisian masih menjadi kontroversi akan keabsahannya. Memang ada pakar yang sangat meyakini bahwa chating dan gambar itu asli, tetapi toh ada juga pakar yang menyatakan palsu, walaupun nasib naas dialami pakar yang menyatakan palsu.

Menurut logika umum seharusnya Kepolisian menangkap penyebar gambar yang diperkarakan tersebut, apalagi yang bersangkuta tidak mengakui telah melakukan itu semua. Seandainya Kepolian berkenan mengejar pemilik akun penyebar berita yang diduga bohong itu, maka keadaan tidaklah separah sekarang ini. Kini berbagai dugaan dari masyarakat dan ketidakp[ercayaan masyarakat terhadap kesungguhan penegak hukum dalam bekerja menjadi sangat diragukan profesionalitas dan integritasnya. Dan ini adalah malapetakabesar bagi bangsa ini, semoga malapetaka ini tidak terlalu berkepanjangan.

Jumat, 07 Juli 2017

MUMPUNG KUASA SELAGI BOLEH (banyak) BICARA



Di negara maju seorang Walikota sering tidak nyenyak tidurnya ketika dia tahu ada jalan yang rusak yang manakala ada pengguna jalan terperosok dan cidra. Di negara maju konon bila ada seseorang yang cidra karena kecelakaan jalan raya boleh menuntut Walikota sebagai seseorang yang harus bekerja untuk rakyat yang manakala melakukan kesalahan ataupun kelalaian maka dia akan dipersalahkan melalui hukum di peradilan.

Berbeda dengan masa penjajahan, para penjajah itu bersifat mumpung kuasa, akan mencari keuntyungan sebanyak banyaknya dengan cara memanfaatkan kekuasaannya. Di negara berkembang penguasa itu ditakuti layaknya pihak penjajah, dan sebaliknya pihak penjajah memanfaatkan kekuasaannya untuk menakut nakuti dan memeras rakyat, dengan memaksa upeti dan semacamnya.

Para penjajah itu sangat pintar manakala ada protes protes dari rakyat, maka tidak harus rakyat berhadapan langsung dengan Pemerintah Penjajah. mereka harus berhadapan dengan para loyalis penjajah, dan tidak jarang Pemerintah penjajah itu membuat mop mop agar kebencian tertanam kepada pihak yang suka memperotes Pemerintah, istilah sekarang adalah hoax.

Kini zaman sudah maju, masa penjajahan telah berlalu, yang tersisa hanya mental saja, mungkin karena ratusan tahun kita dijajah, maka mental penjajah itu  banyak tersisa melekat erat dari generasi ke genrasi, dan itu harus diakui tidak mudah menghilangkannya, butuh waktu yang cukup lama. Mumpung kuasa atau dekat dengan penguasa boleh bicara apa saja pasti dilindungi oleh para penguasa dengan cara memanfaatkan kekuasaannya seperti para penjajah berkuasa tempo doeloe.

Senin, 03 Juli 2017

UMMAT MEMBUTUHKAN PERSATUAN ULAMA



Bersatunya ulama di Indonesia bukan hanya akan bermanfaat besar bagi seluruh Ummat Islam tetapi merupakan sesuatu yang sangat mahal bagi Bangsa Indonesia secara keseluruhan. Karena bersatunya ulama Indonesia justeru memudahkan komunikasi kebangsaan baik antar sesama ummat Islam maupun antara Islam dengan pihak lainnya antar sesama bangsa Indonesia. Akhir akhir ini semakin nampak kebutuhan ummat Islam akan kepemimpinan para ulama, sehingga perbedaan antar satu ulama dan ulama yang lain bukan saja akan membingungkan ummat, tetapi pada saatnya nanti akan terbukti bahwa ummat Islam akan mencari kepemimpinanyang lain yang jauh dari keterikatannya kepada ajaran ajaran agama.

Adalah suatu kenyataan pahit yang harus diterima ketika para ulama lebih menonjolkan perbedaan dan bahkan ketidaksukaannya kepada kelompok lain selain akan menimbulkan permasalahan hubungan antar ummat sebagai pengikut masing masing ulama karena tertanam rasa ketidak sukaan terhadap ulama yang banyak diikuti oleh ummat Islam yang lain, yang nantinya tidak tertutup kemungkinan justeru masing masing ummat justeru mempertunjukkan ketidak sukaan kepada masing masing ulama yang seyogyanya menjadi ikutan masing masing ummat.

Kita akan sangat menyesalkan bila ulama satu mengoreksi ulama lain hanya menyangkut masalah yang sangat tidak prinsip, tetapi lebih kita sesalkan lagi sebagai pembenaran atas perbedaan sikap tadi ternyata meluas kepada hal hal yang justeru sangat prinsip sekali, antara lain yaitu kesanggupan memutar balikkan ayat ayat al-Quran  sehingga sanggup membenarkan yang salah dan menyalahkan yang benar. Ketika perkembangan ke tahap ini sejatinya bukan hanya tidak menyukai ulama lain, melainkan telah melakukan perlawanan kepada Allah, dan itu semua diketahui secara jelsa dan terang benderang di mata ummat.

Sebaiknya ulama ulama yang berseberangan itu hendaknya bersatu kembali, masih memiliki waktu untuk bertaubat keoada Allah agar Allah menunjukkan yang benar itu benar di mata kita, dan Allah menunjukan salah itu juga salah di mata kita dan kita diberikan oleh Allah kekuatan untuk menegakkan kebenaran dan persatuan serta mengalahkan kebatiulan, terutama yang ada di hati kita.

Minggu, 02 Juli 2017

DEMO DI ZAMAN RASULULLAH, DIIJINKAN OLEH RASUL.



Tidak semua ulama memiliki kesanggupan melaksanakan dakwah dengan metode yang memiliki resiko disiksa oleh penguasa. Penguasa dengan segala kesewenangan memiliki kemampuan untuk menghancurkan orang orang yang tidak disukai Penguasa dengan berbagai dalih dngan intinya mereka tidak suka terhadap siapapun yang akan mengancam kekuasaan mereka. Namun demikian ulama yang kurang memiliki nyali tidakj perlu mencari cari dalih untuk meneutupi kelemahan mereka dengan mengharamkan atau menyesatkan ulama lain dan jangan merasa pula kelemahan yang dimiliki mereka merupakan 'aib, karena memang tidak semua ulama memiliki potensi dan kekuatan serta kelebihan yang sama. Laksanakan saja dakwah sesuai dengan kemampuan dan kelebihan sebagai ulama. Ada yang memiliki kelembutan dan sebagainya, tetapi ada juga hal hal yang membutuhkan keberanian.

Sebagaimana kita ketahui bahwa perkembangan Islam mulai dari nol, satu tahun pertama penganut agama Islam tidak menghabiskan hitungan jari tangan,tahun berikutnya dakwah dilakukan dengan cara sembunyi sembunyi agar jangan pihak kafir Quraisy mengetahui keberadaan dan aktivitas mereka. Sampai pada suatu saat para sahabat mulai menginginkan dakwah Isl;am dilakukan secara terbuka, tetapi jumlah dan keberanian mereka memiliki kekuatan secara logis.

Di luar dugaan, seorang sahabat yang bernama Abdullah Ibnu Mas'ud menyatakan diri akan tampail berdakwah dengan membacakan al-Qutran dihadapan para Kafir Quraisy. Pada saat iytu semua sahabat berebut melarang Abdullah Ibnu Mas'ud mengimngat kondisi fisik Ambdullah Ibnu Mas'ud memiliki fisik yang sangat lemah dan mungil, sehingga manakala terjadi penyerangan oleh orang kafir maka tak mungkin Ibnu Mas'ud mampu lari dan menyelamatkanm diri, tetapi pada saat itu Rasul tak melarang sehingga Ibnu Mas'ud tak mungkin bisa dicegah oleh sahabat.

Benar saja Abdullah Ibnu Mas'ud  keseokan harinya sengaja mendatangi para pimpoinan Kafir Quraisy yang sedang berkumpukl di suatu tempat, datang Abdullah Bin Ibnu Mas'ud membacakan surat Arrahman, tentu saja para Kafir Quraisy marah mereka bukan hanya melarang atau mencegah bacaan Abdullah Bin Ibnu Mas'ud tetapi mereka menyiksa fisik Ibnu Mas'ud  yang terbilang sangat lemah,sehingga luka lebam di sekujur wajah dan tubuhnya sehingga akibat siksaan yang tak tertahankan itu Abdullah Bin Ibnu Mas'ud pun ditinggalkan oleh para Kafir Quraisy tergeletak seorang diri.

Para sahabat yang lain yang hanya berani melihat dari kejauhan mencoba mendekati Abdullah Bin Ibnu Mas'ud  dan menggotongnya di bawa ke tempat yang aman. Sahabat semua menasehati agar tidak mengulangi perbuatan itu, tetapi justeru sahabat yang bertubuh kecil itu mengatakan bahwa perbuatan itu akan diulanginya manakala badannya terasa sembuh nanti. Belakangan ternyata Rasulullah memuji keberanian Abdullah Bin Ibnu Mas'ud. Tetapi Rasul tak juga mencela sahabat yang lain, karena memang para sahabat saling membutuhkan.

Diceriterakan bahwa waktu waktu selanjutnya para sahabat semakin berani menunjukkan keislaman mereka secara lebih demonstratif lagi. Subhanallah.

Jumat, 23 Juni 2017

TAKBIR KELILING DILARANG POLDA DKI



Demi kemanan, ketertiban dan kenyamanan warga DKI secara keseluruhan, maka Polda DKI telah menerbitkan surat larangan takbir keliling bagi ummat Islam DKI.Biasanya bila Polda telah menerbitkan surat maka hal itu sudah berdasarkan pertimbangan yang sangat cermat dan bijaksana, sehingga dihimbau masyarakat Muslim memathimya. Jelas Polda tidak melarang ummat Islam untuk takbir di masjid musholla, yang dilarang adalah takbir keliling,karena itu berarti melanggar aturan yang ada. Dan tentu saja hal ini bukan main main, maka bila ada pelanggaran maka adalah tugas Kepolisian untuk  Diberbagai daerah mungkin telah menetapkan kebijakan yang sama, terdengar kabar di Polda Jawa Timur telah lebih dahulu di sosialisasuikan agar warganya tidak melakukan takbir keliling.

Sekedar bernostalgia, dahulu pada era Presiden Sueharto yang juga terkenal mempraktekkan kepemimpinan secara diktatur itu memiliki gaya yang lain lagi. Memang dalam banyak hal ummat Islam dibenturkan ke ABRI dengan berbagai macam tuduhan, ulama selain diwaspadai, juga dimata matai dan bahkan ada yang ditangkap serta dberikan hukuman sesuai dengan beratnya kedsalahan yang dituduhkan. Hanya saja pada saat itu media massa tidak marak seperti sekarang, medsos lebih terkontrol. Informasi yang tak resmi hanya didapat dari beredarnya info gelap yang foto copy sendiri sendiri, infoo itu dikenal dengan istilah selebaran gelap.

Namun walaupun demikian pada saat ummat Islam melaksanakan pelaksanaan malam Takbir maka pemerintah langsung turun tangan membentuk Kepanitiaan Penyelenggaraan Takbir Keliling, di Provinsi diinstruksikan Gubernur melepas langsung riombongan Takbir keliling, di Kabupaten dan Kota Walikota dan Bupati langsung melepas rombongan, demikian juga di kecamatan Camat diperinyahkan langsung melepas rombongan takbir keliling dari panggung kehormatan di dampingi aparat lainnya.

Lain dahulu lain sekarang perlakuan terhadap ulama sekarang semakin tidak ramah dan Takbir keliling resmi dilarang oleh aparat Kepolisian. Demikianlah kira kira perlakuan Pmerintah kepada ummat Islam. Mungkin ini harus diterima sebagai kenyataan, karena pihak Kepolisian melarang ummat Islam takbir keliling juga berdasarkan sesuatu yang sangat beralasan. Tabir keliling dilarang adalah demi kemanan, ketertiban dan kenyamanan warga, yang itu semua adalah merupakan tugas Kepolisian untuk mengawalnya.

Senin, 19 Juni 2017

JANGAN PERNAH BUBARKAN PENGAJIAN



Bagi Gus Nun, seorang Ulama, Kiyai dan Da'i sebutan Gus ketika prestasi terhormat saat menjadi santri, disebut Kiyai karena memimpin sebuah Pesantren disebut da'i karena memiliki jama'ah yang selama ini dibinanya, sebagai pengikut terhadap pengajian pengajian yang diselenggarakannya, atas prakarsanya dan dibiayainya secara pribadi. Aktivitas itu semua menjadi mati hidupnya, Tidak berlebihan bagi seoranh GusNun maka kegiatan itu semua adalah pertanda hidup, dan manakala kegiatan itu harus dihentikannya, maka bandingannya adalah lebih baik Ia mati.

Sebagai pengasuh pesantren dan da'i Iya tak menggantungkan dirinya atas bantuan pihak siapapun termasuk Pemerintah. Manakala ada praktik Pemerintahan di matanya praktik Pemerintah telah melanggar batas maka justeru Ia merasa  berkewajibannya untuk memperingakannya melalui panggung yang dibuatnya secara mandiri. Gus Nun dan banyak ustadz, ulama dan Kiyai yang tak segan mengambil posisi berseberangan dengan Pemerintah manakala di mata mereka Pemerintah salah. Mereka tahu ,menyampaikan kritik dan saran bagi penguasa dalam Islam dijadikan dakwah yang paling berat mengandung resiko yang paling tinggi. Karena sudah mnjadi watak penguasa di dunia, maka ketika sedang menduduki jabatan tinggi maka Ia sangat idak butuh petunjuk dan saran dari Ulama, Kiyai dan Ustadz dan seterusnya. Perseteruan nyaris tak terhindari.

Memang ada sejumlah ulama, Kiyai dan Ustadz yang lentur dalam berhubungan dengan Pemerintah, mereka bersikap lebih menyerupai sikap politisi, yang pintar bernegosiasi, walaupun umumnya faragmatis. Dengan sikap yang fragmatis maka mereka tak segan akan berubah, hari ini bertentangan dan bahkan saling menjatuhkan, tetapi tak perlu menunggu besar mereka dengan lincahnya mampu berpelukan kembali, segala sesuatunya dianggap tak pernah terjadi.

Tetapi tidak dengan para da'i, mereka tak kompromi, dan bahkan kekeh dengan nas yang ada, mereka biasa disebut akhir akhir ini dengan sebagai sumbu pendek. Berbeda dengan mereka yang bersumbu panjang, memiliki kemampuan untuk beruah rubah sikap, karena mereka fragmatis.

Kamis, 15 Juni 2017

Temui Raja Salman, Erdogan Sebut HRS Pantas Sebagai Penengah Konflik Tim...



TETAPI MUNGKIN HABIB LEBIH MEMILIH BERJUANG DI INDONESIA

Walaupun Erdogan berpendapat bahwa Habib Riziq memiliki potensi untuk menyeklesaikan konflik di Timur Tengah, tetapi saya yakin beliau akan lebih memilih berjuang di Indonesia, karena perjuangannya di Indonesia jauh lebih membutuhkan kehadirannya. Perjuangan beliau semula hanya sekedar menegakkan aturan perihal minuman ketas, perjudian dan pelacuran, tetapi belakangan mengantisipasi kembalinya PKI serta mengupayakan munculnya Pemimpin Muslim di daerah daerah yang mayoritas penduduknya ummat Islam. Walaupun disadari bahwa perjuangnnya itu selain tidak mudah, juga akan mengancam dirinya dipenjara atas pengaduan yang labih banyak diwarnai oleh fitnah. Itu disadari.

Kasus yang paling berat sekarang adalah kasus kasus tuduhan Chating Porno, ini diusut oleh pihak Kepolisian berdasarkan laporan anonimous, walaupn belakangan anonimous membantah keterlibatan mereka bahkan menyatakan perang dengan pihak Kepolisian Indonesia manakala anonimous masih tetap dikait kaitkan dengan kasus ini. Tetapi masalahnya kasus sudah terlanjur berjalan, dan tak bisa begitu saja kasus ini dihentikan oleh Polisi. Sayang Kepolisian lebih tertarik memburu sang Habib Riziq ketimbang menangkap sipenyebar fitnah, sikap Kepolisian seperti itu karena Kepolisian sangat yakin dengan keterangan sejumlah pakar IT. Walaupun pakar IT yang terlibat justeru dicibir netizen, karena gambar gambar yang dijadikan bukti itu juga bisa dibuat oleh mereka yang tak begitu paham IT.

Apa boleh buat bila namapun tercoreng moreng, Tuhan maha adil, siapa uang fitnah nantinya juga akan dijatuhkan oleh Allah dengan cara yang lebih menyakitkan dan memalukan, sehingga di lingkungan keluarga sendiripun sudah tak berharga lagi. Tetapi untuk saat ini keberanian dan ketegasan serta keistiqomahan yang dimiliki oleh Habib Riziq sebagai ulama nyaris tak dimiliki oleh ulama yang lain. Karena justeru ulama yang semula kita berharap banyak justeru bersikap sangat fragmatis, sangat kentara dimata awampun bahwa mereka masih menginginkan jabatan atau setidaknya keuntungan material dari Pemerintah, sehingga keberpihakannya kepada ummat semakin terasa hambar.

Jadi Habib Riziq Shihab dibutuhkan untuk menyemangati ula ulama yang lain yang masih menempuh jalan lurus sambil menantikan kesadaran mereka kembali untuk kembali bersama ummat menyarakan kebenaran sekalipun pahit, karena Habib Riziq bersama ulama lainnya yang masih konsisten sejatinya masih memerlukan dukungan dari ulama yang sekaligus pemimpin organisasi yang memiliki massa anggota yang sangat banyak.

Perjuangan pada saat ini adalah dalam rangka menegakkan kepemimpinan para ulama, mengantisipasi kembalinya pham komunis serta masuknya pengaruh asing yang ternyata sangat menginginkan menguasai Indonesia. Ada cara yang ingin ditempuh asing untuk menguasai Indonesia, pertama memiliki (1) Presiden yang lemah dan kurang dukungan dari rakyat, kedua (2) dibencinya para ulama oleh ummat sendiri, ketiga (3) saling curiga mencurigai ummat Islam satu dengan yang lain.  Kita membuituhkan sosok ulama yang mampu mempersatukan ummat dan sekaligus mempersatukan ulamanya, yang sudah memiliki bukti kemampuan itu baru Habib Riziq Shihab.

Sehariusnya Habib Riziq itu kita bela sebagai sesama muslim, bukan justeru ikut ikutan mencerca. Andai dia benar melakukan Chating porno itu harus kita bela senagai muslim, kita tak boleh mengumbar 'aib saudara kita, karena kita juga takut ancaman bahwa Allah akan mengumbar 'aib kita. Itu jika Habib benar melakukan chating porno. Tetapi ini semakin hari semakin jelas bahwa kasus ini hanya rekayasa murahan. Satu persatu fitnah keji dalam kasus ini mulai terungkap mengapa justeru pihak muslim sendiri yang semangat mempermalukannya, padahal yang bersangkutan sudah melakukan sumpah mubahalah mempertaruhkan keluarga dan keturunannya, dan sumpah itu kembali dilakukan di tanah suci.

Perjuangan Habib Riziq untuk memopersatukan ulama dan mempersatukan ummat arus kita teruskan, bila benar benar kita ingin melanjutkan perjuangan Ulama dan Islam Nusanttara, semangat Ulama dan Islam Nusantara akan menjadi sekedar selogan kosong manakala kita tidak mampu mepersatukan ummat dan ulama. Benar apa Habib Riziq bahwa diantara ulama ada yang memiliki etika tinggi lembut dan santun, maka itu sangat tepat manakala perjuangan diibaratkan sedang menanam serta memupuk dan memelihra, tetapi ketika banyak hama yang merusak tanaman, maka hama itu juga harus dibersihkan dalam rangka menjaga kesuburan dan perkembangannya, untuk membersihkan hama tidak lagi cukup dengan senyum.

Minggu, 11 Juni 2017

CARA MENJUAL BANGSA KEPADA ASING





Bagi kita yang memiliki peluang kecil untuk berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan dalam mengelola bangsa ini maka istilah menjual bangsa kepada asing itu sesuatu yang sangat keji dan biadab. Pertamakali saya mendengar istilah ini adalah dari ucapan Pak Amin Rais ketika beliau sedang larisnya menjadi bintang berita, darimana Pak Amin Rais tahu. Belakangan baru paham ketika dalam suatu dialog Kwik Kian Gie bercerita bahwa Amin Rais itu orangnya berani tampa teding aling aling. Kwik salah seorang yang sering memberikan info kepada Amin Rais untuk diungkap di media, hanya Kwik wanti wanti bahwa nantinya Amin Rais akan banyak musuh, yang pada saat lemah atau memang tak berdaya lagi Amin akan menjadi sasaran tembak. Tetapi Amin rais bilang siap.Maka tampillah Amin Rais sebagai bintang berita.

Beberapa hari lalu Dr.Rizal Ramli bicara lagi bahwa ada pihak yang memang gemar menjual bangsa ini demi keuntungan yang lebih banyak pribadi sifatnya. Lalu bagaiman cara menjualnya. yaitu dengan cara menerima konsep asing tentang sebuah undang undang untuk disyahkan, dan ada asing yang siap menyandang dana untuk pengesahan undang undang itu. Itulah sebabnya di bumi Pancasila ini sering muncul undang undang dalam bidang perekonomian utamanya yang berasal dari pihak asing. Jelas undang undang itu bukan hanya tidak sejalan dengan Pancasila dan bahkan bertentangan. Itulah sebabnya sistem ekonomi kita muncul selain berwajah sangar dila neolib dan berutal. Pemiskinan masyarakat nanti adalah produknya.

Dosa ini terus berlanjut dari periode ke periode dari rezim ke rezim dan jumlah dan kualitas kesengsaraan masyarakat meningkat, masyarakatpun ingin protes tetapi mereka tidak tahu bagaimana protesnya, lalu mereka membungkus protes itu dengan agama, lalu dituduh makar, lalu dituduh anti kebinekaan, anti Pancasila serta juga dituduh sebagai sumbu pendek. Serta berbagai cercaan lainnya. Padehal aslinya mereka adalah prtes atas ketidakbecusan para pihak yang terlibat menetapkan keputusan.

Kita berharap mereka yang terlbat dalam menetapka keputusan segera merubah cara kerja mereka agar lebih profesional, jangan gampang menuduh masyarakat dengan tuduhan keji sementara sebenarnya mereka ingin memprotes sesuatu yang mereka tak paham tetapi mereka rasakan. Yang mereka rasakan adalah ketetapan ketepan Pemerintah yang semakin hari semakin mencekik lwhwr.

Bagaimana mungkin regulasi yang hasil belian penguasa ekonomi nasional diringkat puncak yang hanya memikirkan keuntungan pribadi dan kelompok akan mensejahterakan masyarakat. Masyarakat tak tahu siapa saja yang terlibat dalam penetapan regulasi yang ditawarkan oleh penguasa ekonomi nasional dan apalagi mereka konon sanggup mengeluarkan dana besar guna sehera disyahkannya regulasi itu. Sepertinya para pejabat kita masih belum menyadari situasi buruk yang bakal membunuh rakyat kecil ini. Semoga saja mereka semakin hari semakin profesional, bila tidak maka kita akan matyoi saling berhimpitan dalam kesu;litan, karena kita ini sedang ada yang menjualnya. Asragfirullah.

Sabtu, 10 Juni 2017

"SOMBONG" PRESIDEN JOKOWI DITEGUR PERMADI



Sudah sering kita berharap agar Presiden Jokowi pidato cukup dengan membaca teks, jangan ditambah tambah dan jangan pula dikurangi dengan sarat naskah diperiksa lebih dahulu oleh tim yang representatif. Bukankah kita tahu Presiden Soekarno di kritik karena disebut sebut sebagai penggali Pancasila, karena kenyataannya banyak sumbangan dari pihak lain dalam membentuk pancasila sehingga daro Trisila menjadi Pancasila. Presiden Suharto dan rejimnya dikeritik habis habisan karena mereka merasa menjadi orang orang yang paling Pancasilais. Lalu mengapa Presiden Jokowi datang kemudian tetapi menempatkan diri diatas Sukarno dan Suharto bersama rejimnya, dengan mengatakan 'Saya Indonesia dan saya Pancasila'. Sombong keliwat liwat kata permadi pula.

Capek deh ....! Kata anak muda zaman sekarang. Mereka ituila Presiden Jokowi di atas Presiden Sukarno dan Suharto.  semua belajar Pancasila secara terstruktur di Kampus dengan bimbingan Guru Besar dan tidak sedikit yang menjadian Pancasila sebagai bahan penulisan skripsi, thesis atau Disertasi. Mereka sangat paham dengan betapa mulianya Pancasila itu manakala dapat terlaksana. Oleh karenanya hingga era sekarang ini sejatinya belum ada seorang Presidenpun mampu memimpin dalam melaksanakan Pancasila itu secara utuh, bahkan tidak berlebihan manakala ada yang mengatakan bahwa para impinan selama ini secara tak sengaja keliru jalan sehingga bukan melaksanakan melainkan justeru keliru dan  telah merong rong Pancasila seperti apa yang diterima  anak bangsa dari  dunia pendidikan.

Tumabngnya Presiden Suharto dari tampuk Pemerintahan membuat Pancasila nyaris berantakan karena dianggap omongkosong belaka, karena Presiden Suhato menjadikan dirinya sebagao sosok yang telah melaksanakan Pancasila secara murni dan konsekuen. Karena Suharto tak mampu membuktikan bahwa direinya sebagai sosok manusia yang Pancasilais
Saya ingat pada saat itu ketika dilaksanakan Ujian Akhir Nasinal ada sejumlah pertanyaan tak perlu di jawab, Pada saat saya mengikuti pelatihan saya tak lagi diharuskan menghapal butir butir Pancasila sebagaimana keharusan yang dilaksanakan mereka pada angkatan terdahulu, butir butir Pancasila oleh Soeharto harus dihapal menjadi sederetan kata tampa makna, apalagi butir butir Pancasila pada saat itu  diambilkan dari saripati falsafah Jawa, yang justeru bermasalah ketika diajarkan kepada mereka yang kurang familiar dengan falsafah Jawa,

Kini Presiden Jokowi melancar politik agar dirinya dicatat oleh bangsa sebagai Pancasila, Walaupun Presiden Jokowi datang belakangan tetapi terkait Pancasila posisinya di atas Sukarno dan Suharto. Sementara Sukarno hanya sebagai penggali dan bermasalah, dan Suharto hanya sebagai pelaksana juga bermasalah, maka Jika Priden Jokowi ibngin dicatat sebagai Pancasila itu sendiri maka dipastikan akan mengundang masalah yang lebih besar.

Mengapa Jokowi tiba tiba ingin memiliki nama besar itu, apakah beliau tidak belajar dari kasus Sukarno dan Suharto yang ingin melekat lekatkan dirinya dengan pancasila walau sebatas penggali dan pelaksana. Terlalu berat Presiden Jokowi untuk memposisikan diri dalam Pancasila, bila beliau tak ingin disebut sombong oleh semua pihak.

HABIB RIZIQ DI FITNAH, HABIB RIZIQ DI BENCI ?



Paska kekalahan ahok 3 : 0 , gol pertama kalah pilkada, gol kedua dihukum 2 tahun dan gol ketiga cabut permohonan naik banding, ditengah gol bruntun itu maka muncul penyidikan lebih intensif dan akhirnya Firza Husen dan Habib Riziq Syihab dinyatakan sebagai tersangka kasus pornografi. Dan di lain pihak tentu tidak tinggal diam, maka terbitlah video tersebut di atas saya sudah tonton video ini berulang ulang. Dengan keawaman dalam hal hukum dan IT. ITE saya tetap bersimpati kepada Habib Riziq Syihab sebagai pihak yang difitnah besar besaran. Tidak mudah bagi kita menangkap kebenaran.

Tetapi dalam kasus ini dan video ini saya merasa tak semakin pintar, saya banyak gagal paham, mengapa tiba tiba seolah dalam hal ini nampaknya Habib Riziq bukan berpekara dengan Ahok yang merasa mendapat perlakukan kurang adil, tetapdan diyakini milik Habib Riziq. i kasus ini akan lebih antara Kepolisian VS Habib Riziq. Sebagai orang yang awam tentang hukum dan IT sekali lagi saya katakan simpati saya jatuh ke Habib Riziq. mungkin lebih disebabkan karena Habib Riziq dalam kasus ini banyak dizalimi. Terus terang banyak pihak yang membutuhkan waktu panjang untuk menangkap kebenaran, dan itu termasuk saya.

Semula saya berfikir isi video ini adalah seratus persen fitnah, tetapi acara, demi acara, pembahasan demi pembahasan ditayangkan berbagai televisi, maka kasus ini semakin terang benderang, tetapi yang terang benderang bukan kasus dan pelanggarannya, melain terang benderang rekayasanya. Ini dari kacamata awam, yang hampir dapat saya pastikan bahwa saya banyak tidak pahamnya. Kalau saja kita yang awam disuruh menyelesaikan kasus ini maka yang akan kita cari dahulu adalah pembuat atau mengedar gambar gambar porno serta monolog telepon dan WA. Dengan demikian akan ketahuan apakah gambar itu rekayasa.Kecuali bila memang gambar itu didapat dari HP Firza Husen dan Riziq Sihab. Apalagi tiga buah HP Firza Husen memang sudah lama di sita, sedangkan konon HP Riziq di dapat dari pasar lowak

Dengan mudah sekali orang akan menuduh kepolisian terlibat dalam penyebaran gambar porno karena balladacintahabib dibuat setelah HP ada ditangan kepolisian, lalu dengan enteng orang menuduh Kepolisian terlibat penyebaran, ini akan merusak wajah Kepolisian. Ini benar benar akan merusak kepercayaan masyarakat kepada Kepolisian dalam waktu yang lama, tak mudah orang akan disembuhkan dari kecurigaan ini, Namun demikian bangsa ini membutuhkan Polisi yang dapat dipercaya, diharap kita mampu mewujudkannya.

Yang sangat mengejutkan kita ternyata adalah sangat mudahnya merekayasa sebuah gambar, jangan hanya gambar foto, nampaknya anak anak SMP pun ada yang mampu memindahkan wajah seseorang yang baik baik ke wajah seorang yang sedang telanjang. Gambar gambar seperti sudah lama beredar di medsos, Terus terang salah salah kasus ini selain bisa memecah belah bangsa tetapi juga bisa membuat orang tak percaya kepada aparat. Semoga kita bisa bekerja lebih jujur dan membangun keutuhan bangsa dengan cara menegakkan keadilan dalam menegakkan hukum. .

Jumat, 09 Juni 2017

Ikutilah Ulama yang tidak disukai kafir dan munafik



Sebenarnya tak begitu sulit untuk mencari ulama yang patut diiukuti dan ulama seperti apa yang kita harus menjaga jarak, gampang sekali maka kita harus ikuti ulama yang paling dibenci oleh kafir dan munafik. orang orang kafir dan munafik sangat menyukai ulama yang tidak konsisten, sikapnya gampang berubah, kadang begini dan mudah pula berganti begitu.dia tidak konsisten dan akan sangat tergantung atas kemanfataanya dari sudut pandang sempit. Berimam kepada ulama yang tak konsisten pasti akan mnyesatkan.

Untuk pada saat ini ulama yang paling dibenci oleh orang kafir dan munafik adalah Habib Riziq. Habib Riziq adalah ulama yang paling konsisten dengan sikapnya berdasarkan al-Quran dan haddits oleh karenanya maka tugas kita sebagai jama'ah yang awam ini adalah ikuti dan berpeganglah kepada berbagai prinsip yang diajarkan ulama yang paling dibenci oleh kafir dan munafik itu.secara konsisten.

Sebagai ulama yang paling dibenci oleh kafir dan munafik maka sudah barang tentu ulama yang bersangkutan diterpa oleh berbagai ejekan, fitnahan dan bahkan ancaman, semisal kriminalisasi atau semacamnya. Sebagau ummat yang diajarkan untuk menjadi pengukut ulama terbaik pada saatnya tentu kita tidak boleh tinggal diam, setidaknya kita berdoa untuk beliau,

Bagi yang gemar menggunakan medsos semaca fecebook umpamanya maka janganlah memberikan like kepada kabar fiyah atau gambar meme keda ulama yang bersangkutan itu apalagi akan mengkomentarinya. Tetapi sebarkanlah berita yang benar terkait ulama kita itu. Mana ada orang yang membuat status tetang berita yang benar terkait ulama kita maka setidaknya berikanlah like tetapi lebih baik lagi bila berkomentar mendukung. Karena status yang banyak like atau komentar akan membuat status tersebut tetap berada dipaling atas dan muncul.

Sekali lagi bahwa agama mengajarkan bahwa ulama yang paling dibenci oleh kafir dan munafikberarti ulama itu sesungguhnya di mata Tuhan adalah ulama terbaik dan kita diperintahkan untuk mengikuti ula yang bersangkutan.