Kekhawatiran kita bahwa bahasa Lampung akan punah dalam tempo beberapa dekade yang akan datang tampaknya cukup beralasan. Bukannya tidak mungkin nanti penduduk Lampung ini tidak ada lagi yang bisa berbahasa Lampung. Dan betapa ironisnya bila ini terjadi; Lampung hanya tinggal sebuah nama; tidak lagi tercermin dari bahasanya. Sedangkan adat istiadat Lampung, yang merupakan sisi lain dari budaya Lampung, selain bahasa Lampung, sudah pula duluan punah dan hanya tinggal kenangan.
Hal ini mungkin terjadi karena tanda-tanda ke arah kepunahan itu sudah tampak. Belakangan jumlah penutur bahasa Lampung semakin sedikit. Di mana-mana, di kota-kota dan di desa-desa di provinsi ini, orang sudah beralih menggunakan bahasa Indonesia dalam kehidupan mereka sehari-hari. Kabupaten Lampung Barat yang penduduknya paling banyak menggunakan bahasa Lampung pun kini mulai beralih pula menggunakan bahasa Indonesia.



